Bila hati bersatu, maka jarak tidak menjadi soal. Hati dengan sesama hati bisa bicara. Bisa berkomunikasi dan bisa menghasilkan sesuatu yang BESAR.
Tidak peduli berbeda bangsa dan negara.
Allah berfirman:
"Kaanannaasi ummatan waahidah", yang artinya:
"Kami jadikan manusia itu umat yang satu".
Lanjutannya adalah:
"....tetapi (hanya) pemimpin-pemimpin merekalah yang membuat mereka menjadi bergolong-golongan".
Dunia yang global yang sebesar telapak tangan, seakan jadi "pembenar".
Contoh-contoh bahasa hati:
1. Sakit
Sakit, adalah bahasa hati, sakit ya sakit. Tidak ada terjemahan lain, mungkin kata serunya bisa berbeda-beda seperti, aduh..., ahhh, ...uhhh, dll.
2. Bahagia
3. Senang
4. Baik
5. Buruk
Semuanya dan banyak lagi yang lain adalah bahas hati. Gunakanlah bahasa hati untuk berkomunikasi global.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar