Ada anak bertanya pada bapaknya, bagaimana kalau DJOKOWI mau jadi Capres?
Maka bapaknya menjawab begini,
1. DJOKOWI tidak mau jadi capres. Dia hanya mau jadi Pres alias Presiden. Ngapain jadi calon kalau bisa jadi Presiden? Itu satu.
2. DJOKOWI milik dunia karena itu dia rugi kalau jadi Presiden Indonesia. Ngapain jadi Presiden negeri yang bangsanya susah diatur, sak maunya sendiri, kan lebih baik jadi milik dunia?
3. DJOKOWI mau jadi Presiden tapi tidak satu pun pendiri (baca: pemilik) partai yang sedia menolong dia untuk dipilih jadi Presiden. Ngapain nyalonin orang lain? Kan lebih enak nyalonin diri sendiri, atawa nyalonin anak gua sendiri yang pasti akan melestarikan dinasti keturunan gua untuk mengeruk harta bumi persada nusantara ini tanpa bisa diadili oleh pengadilan negeri, bahkan pengadilan tinggi, maupun komisi pemberantasan korupsi?
4. DJOKOWI secara statistik temannya banyak, ya rakyat yang dia tolong, yang dia dengarkan uneg-unegnya tetapi dia kalau tidak mau menggandeng para pemilik modal dia tidak akan dipilih. Dan kalau dia menggandeng pemilik modal rakyat kecil teman-temannya tidak akan setia memilih dia?
5. DJOKOWI mau jadi Presiden dengan beberapa pertimbangan risiko yang harus disikapinya dengan elegan dan waspada. Dengan risiko yang sama seperti yang dihadapi oleh JFK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar