Ada berapa banyak kota dunia yang sudah Anda kunjungi?
Mungkin sudah banyak sekali. Tetapi alangkah indahnya kalau dicoba menghangatkan kembali memori itu dengan menyebutkannya. Kalau anda masih belum berkenan marilah saya bantu sedikit-sedikit. Kita mulai saja dulu dengan yang pertama singgah dalam percikan ingatan kita.
Roma
Tidak satu jalan ke Roma. Benarkah? Pada tahun itu ada sebuah kongres neurologi dunia akan di gelar di London. Ya, benar World Congress of Neurology 2001. Kongres pertama neurologi untuk abad ke 21 begitu bunyi leaflet penyelenggara untuk menarik minat para neurolog sedunia agar datang ke Inggris. Negeri Sang Ratu Elizabeth yang baru saja kehilangan menantu kesayangannya Lady Diana Spencer. Angan melintas membawa kilatan cahaya membawa ilham agar aku turun di daratan Eropa saja sebelum menyeberang ke Inggris. Bukankah Inggris dipisahkan oleh sebuah selat?
Kalau dahulu para pelancong harus beristirahat dahulu di Calais sebelum menyeberang, maka sekarang itu tidak perlu lagi. Dari Paris Anda dapat menumpang Eurostar dan menyelam di kedalaman laut selat Inggris menuju London langsung di pusat kotanya. Turun disana dan naik bus tingkat menuju kemana Anda hendak pergi. Hotel di London sudah kupesan tidak jauh dari arena Kongres akan berlangsung yaitu di jalan Hammersmith yang membentang panjang sekali membelah kota London utara dan selatan.
Di Roma bandara Leonardo da Vinci menyambutku dengan seulas senyum Monalisanya. Aduh ayu betul, kota Roma ini fikirku. Mengembara entah kemana aku tiada peduli akan waktu dan taksi pun berhenti seperti menghentikan perjalanan lamunanku. Is this ye hotel Sir? Well ye, yes, good, very good bicara Inggrisku kubuat sedikit aneh agar ia menganggap ku orang yang sudah sering ke Roma. Ku bayar persis seperti tertera di argo meter dan ku beri persen sedikit. Kapan lagi sedekah kepada orang Roma? Thank's you Sir bungkuknya makin dalam ketika menurunkan koper bawaan ku. Sigap penjaga hotel memindahkan koper itu dalam pegangan nya dan mempersilakan ku untuk cek-in. Aku sudah punya sederet daftar tempat yang harus segera, ya segera aku bilang, untuk ku datangi. That is Pisa.
Pisa
Milano
Virenze
Tokyo
Taipei
Bangkok
Hongkong
Osaka
Hiroshima
Kyoto
Shenzhen
Macao
Singapura
Kuala Lumpur
Penang
Brunei
Manila
New Delhi
Ko-chi
Agra
Phuket
Langkawi
Johor Bahru
Brisbane
Sydney
Melbourne
Goldcoast
Capetown
Johannesburg
Cairo
Cordoba
Jeddah
Makkah
Madinah
Dubai
Muscat
Doha
Abu Dhabi
Barcelona
Madrid
Sevilla
Lisbon
Paris
London
Frankfurt
Koln
Berlin
Bonn
Praha
Amsterdam
Vollendam
Basle
Bern
Lucerne
Geneva
Los Angeles
San Fransisco
San Diego
Anaheim
New Orleans
Minneapolis
Vancouver
Toronto
Niagara
Namun dari sekian kota tersebut kota-kota ini masih menjadi impian bagiku untuk suatu saat aku kunjungi:
1. Athens
2. Ambon
3. Atlanta
4. Alexandria
5. Arkansas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar