(Dunia tiada apa-apanya tanpa wanita. Dan wanita mampu menguasai dunia). At least, to inference the World. Woman can do.
Forbes or something like that has rank ten most powerful WOMEN in the World. Among them are:
1. Sonya Gandhi - India
2. Angela Merckel - Germany
3. Linda Agum Gumelar - Indonesia
4. Dewi Motik - Indonesia
5. Ani Yudhoyono - Indonesia
6. Surmaini Mauna - Indonesia
7. Susina Madjid - Indonesia
8. Nina Faried Anfasa Muluk - Indonesia
9. Siti Fadhilah Supari - Indonesia
10. Alvira Aisyah Agoes - Indonesia
When Will Your Turn?
We Will Wait....
braintalk
Jumat, 13 Desember 2013
The CONSPIRACY of HEARTS
Bila hati bersatu, maka jarak tidak menjadi soal. Hati dengan sesama hati bisa bicara. Bisa berkomunikasi dan bisa menghasilkan sesuatu yang BESAR.
Tidak peduli berbeda bangsa dan negara.
Allah berfirman:
"Kaanannaasi ummatan waahidah", yang artinya:
"Kami jadikan manusia itu umat yang satu".
Lanjutannya adalah:
"....tetapi (hanya) pemimpin-pemimpin merekalah yang membuat mereka menjadi bergolong-golongan".
Dunia yang global yang sebesar telapak tangan, seakan jadi "pembenar".
Contoh-contoh bahasa hati:
1. Sakit
Sakit, adalah bahasa hati, sakit ya sakit. Tidak ada terjemahan lain, mungkin kata serunya bisa berbeda-beda seperti, aduh..., ahhh, ...uhhh, dll.
2. Bahagia
3. Senang
4. Baik
5. Buruk
Semuanya dan banyak lagi yang lain adalah bahas hati. Gunakanlah bahasa hati untuk berkomunikasi global.
Tidak peduli berbeda bangsa dan negara.
Allah berfirman:
"Kaanannaasi ummatan waahidah", yang artinya:
"Kami jadikan manusia itu umat yang satu".
Lanjutannya adalah:
"....tetapi (hanya) pemimpin-pemimpin merekalah yang membuat mereka menjadi bergolong-golongan".
Dunia yang global yang sebesar telapak tangan, seakan jadi "pembenar".
Contoh-contoh bahasa hati:
1. Sakit
Sakit, adalah bahasa hati, sakit ya sakit. Tidak ada terjemahan lain, mungkin kata serunya bisa berbeda-beda seperti, aduh..., ahhh, ...uhhh, dll.
2. Bahagia
3. Senang
4. Baik
5. Buruk
Semuanya dan banyak lagi yang lain adalah bahas hati. Gunakanlah bahasa hati untuk berkomunikasi global.
Kamis, 12 Desember 2013
YESTERDAY
Yesterday
All my troubles seem so far away
Now it looks as though there here to stay
Oh, I believe in yesterday
Suddenly,
I'm not half a man I used to be
There's a shadow hanging over me
Oh, I believe in
Yesterday
Reff:
Why she had to go I don't know
She wouldn't say
I said something wrong
Now I long for yesterday
Commentary:
This song was so popular in 1963, when it was released by The Beatles. It tell us that yesterday has so many problems. Leave it, and face the new one instead of thinking about yesterday with it's many unsolved problems.
All my troubles seem so far away
Now it looks as though there here to stay
Oh, I believe in yesterday
Suddenly,
I'm not half a man I used to be
There's a shadow hanging over me
Oh, I believe in
Yesterday
Reff:
Why she had to go I don't know
She wouldn't say
I said something wrong
Now I long for yesterday
Yesterday,
Love was such an easy game to play
Now, I need a place to hide away
Oh, I believe in Yesterday
Commentary:
This song was so popular in 1963, when it was released by The Beatles. It tell us that yesterday has so many problems. Leave it, and face the new one instead of thinking about yesterday with it's many unsolved problems.
ANGIN MALAM
Berhembus angin malam
Mencekam, menghempas, membelai wajah ayu
Itulah kenangan yang terakhir denganmu
Ku dekati dirimu
Kau diam
Tersungging senyuman dibibirmu
Itulah senyuman yang terakhir darimu
Diiring gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwaraga
Angin tetap berhembus
Tak henti
Walaupun sampai akhir hayatku
Tapi tak lagi
Kau berada disisiku
Diiring gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam. yang jadi saksi
Kau serahkan jiwaraga
Angin tetap berhembus
Tak henti
Walaupun sampai akhir hidupku
Oh angin malam bawa daku
Kepadanya
Diiring deru angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwaraga
Angin tetap berhembus
Tak henti
Walaupun sampai akhir hidupku
Oh angin malam bawa daku kepadanya
Oh angin malam jan tinggalkan diriku........
Mencekam, menghempas, membelai wajah ayu
Itulah kenangan yang terakhir denganmu
Ku dekati dirimu
Kau diam
Tersungging senyuman dibibirmu
Itulah senyuman yang terakhir darimu
Diiring gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwaraga
Angin tetap berhembus
Tak henti
Walaupun sampai akhir hayatku
Tapi tak lagi
Kau berada disisiku
Diiring gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam. yang jadi saksi
Kau serahkan jiwaraga
Angin tetap berhembus
Tak henti
Walaupun sampai akhir hidupku
Oh angin malam bawa daku
Kepadanya
Diiring deru angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwaraga
Angin tetap berhembus
Tak henti
Walaupun sampai akhir hidupku
Oh angin malam bawa daku kepadanya
Oh angin malam jan tinggalkan diriku........
Rabu, 11 Desember 2013
KALAU DJOKOWI MAU JADI CAPRES
Ada anak bertanya pada bapaknya, bagaimana kalau DJOKOWI mau jadi Capres?
Maka bapaknya menjawab begini,
1. DJOKOWI tidak mau jadi capres. Dia hanya mau jadi Pres alias Presiden. Ngapain jadi calon kalau bisa jadi Presiden? Itu satu.
2. DJOKOWI milik dunia karena itu dia rugi kalau jadi Presiden Indonesia. Ngapain jadi Presiden negeri yang bangsanya susah diatur, sak maunya sendiri, kan lebih baik jadi milik dunia?
3. DJOKOWI mau jadi Presiden tapi tidak satu pun pendiri (baca: pemilik) partai yang sedia menolong dia untuk dipilih jadi Presiden. Ngapain nyalonin orang lain? Kan lebih enak nyalonin diri sendiri, atawa nyalonin anak gua sendiri yang pasti akan melestarikan dinasti keturunan gua untuk mengeruk harta bumi persada nusantara ini tanpa bisa diadili oleh pengadilan negeri, bahkan pengadilan tinggi, maupun komisi pemberantasan korupsi?
4. DJOKOWI secara statistik temannya banyak, ya rakyat yang dia tolong, yang dia dengarkan uneg-unegnya tetapi dia kalau tidak mau menggandeng para pemilik modal dia tidak akan dipilih. Dan kalau dia menggandeng pemilik modal rakyat kecil teman-temannya tidak akan setia memilih dia?
5. DJOKOWI mau jadi Presiden dengan beberapa pertimbangan risiko yang harus disikapinya dengan elegan dan waspada. Dengan risiko yang sama seperti yang dihadapi oleh JFK.
Maka bapaknya menjawab begini,
1. DJOKOWI tidak mau jadi capres. Dia hanya mau jadi Pres alias Presiden. Ngapain jadi calon kalau bisa jadi Presiden? Itu satu.
2. DJOKOWI milik dunia karena itu dia rugi kalau jadi Presiden Indonesia. Ngapain jadi Presiden negeri yang bangsanya susah diatur, sak maunya sendiri, kan lebih baik jadi milik dunia?
3. DJOKOWI mau jadi Presiden tapi tidak satu pun pendiri (baca: pemilik) partai yang sedia menolong dia untuk dipilih jadi Presiden. Ngapain nyalonin orang lain? Kan lebih enak nyalonin diri sendiri, atawa nyalonin anak gua sendiri yang pasti akan melestarikan dinasti keturunan gua untuk mengeruk harta bumi persada nusantara ini tanpa bisa diadili oleh pengadilan negeri, bahkan pengadilan tinggi, maupun komisi pemberantasan korupsi?
4. DJOKOWI secara statistik temannya banyak, ya rakyat yang dia tolong, yang dia dengarkan uneg-unegnya tetapi dia kalau tidak mau menggandeng para pemilik modal dia tidak akan dipilih. Dan kalau dia menggandeng pemilik modal rakyat kecil teman-temannya tidak akan setia memilih dia?
5. DJOKOWI mau jadi Presiden dengan beberapa pertimbangan risiko yang harus disikapinya dengan elegan dan waspada. Dengan risiko yang sama seperti yang dihadapi oleh JFK.
WIDURI
Di suatu senja di musim yang lalu
Turun hujan rintika-rintik
Ketika hati menatap wajahmu
Dibawah keremangan sinar pelangi
Lalu engkau tersenyum
Lalu aku menyesali diri
Tak tahu arti senyum mu
Dengan mengusap titik air mata
Kaubisikkan kata hatimu
Sekian lamanya engkau hidup seorang diri
Ku ingin membalut luka hatimu
Elok bagai rembulan, oh sayang
Widuri,
Indah bagai lukisan, oh sayang
Widuri,
Bukalah pintu hati untukku
Widuri
Ku akan menyayangi
Turun hujan rintika-rintik
Ketika hati menatap wajahmu
Dibawah keremangan sinar pelangi
Lalu engkau tersenyum
Lalu aku menyesali diri
Tak tahu arti senyum mu
Dengan mengusap titik air mata
Kaubisikkan kata hatimu
Sekian lamanya engkau hidup seorang diri
Ku ingin membalut luka hatimu
Elok bagai rembulan, oh sayang
Widuri,
Indah bagai lukisan, oh sayang
Widuri,
Bukalah pintu hati untukku
Widuri
Ku akan menyayangi
KELILING DUNIA DALAM BERAPA HARI?
Jules Verne 1873, menulis buku keliling dunia dalam 80 hari. Phileas Fogg ketika itu telah bertaruh dengan teman-temannya. Dia bertaruh bahwa setelah Copernicus membuktikan bumi itu bulat, maka akan dapat dikelilingi dalam waktu delapan puluh hari saja. Temannya sangat meragukan hal itu, tidak percaya, dan akhirnya berakhir dengan sebuah pertaruhan besar. Phileas Fogg akan kehilangan segala harta miliknya bila tidak bisa membuktikan. Sebaliknya dia akan mendapatkan segala atribut kebangsawanan dan kemewahan bila mampu membuktikannya. Sebagaimana kemudian diceritakan hampir-hampir saja Phileas Fogg kalah bertaruh dan nyaris kehilangan segala-galanya kalau bukan Jean Passepartout pelayannya yang setia menyuruhnya cepat-cepat datang ke Club karena seluruh orang sedang mengharap-harap kedatangannya. Bukan saja anggota klub bahkan seluruh penduduk kota London telah terlibat dalam pertaruhan tersebut. Masyarakat kota London telah terbelah. Ada yang mendukung Phileas Fogg dan sebaliknya pula banyak juga yang mencemoohkan. Akhirnya Phileas Fogg berujar, bagaimana saya akan pergi saya sudah kehilangan segala-galanya. Saya sangat malu. Saya akan bunuh diri saja atau pergi dari sini ke suatu tempat yang jauh dan tidak akan bertemu siapapun juga. Passepartout tersenyum, mengapa tuanku bersikap sedemikian? Lekas lah berpakaian, kenakan jas terbaikmu dan cepatlah berangkat. Hari ini tepat delapan puluh hari. Engkau telah memenangkan pertaruhan jika tidak terlambat lima menit. Maka bergegas-gegabah Phileas Fogg mengenakan pakaian menaiki kereta kudanya dan berangkat menuju Club dan tepat pukul 7 malam kurang satu menit memasuki pintu gerbang Club. Semua orang bersorak sorai menyambut kedatangan Phileas dan Passepartout. Kemenangan yang gilang gemilang sekaligus emncemaskan. Phileas menyambut penobatan dirinya menjadi warga kehormatan kota London, menyandang gelar Sir dan seperangkat hadiah mewah lainnya dari Ketua Klub dan anggota yang lain.
Pesan yang terkandung:
1. Lebih baik tidak bertaruh daripada bertaruh tetapi hidup dengan penuh ketegangan.
2. Setialah pada satu konsep dan insya Allah, Allah akan mendukungmu, serta membuktikan kebenaran konsepmu.
3. Bersyukurlah kalau mendapat seorang pelayan yang setia dan selalu mendukungmu.
4. Janganlah bersikap sombong dan takabur meskipun orang yang tidak sependapat dengan Anda adalah seorang yang usianya lebih muda dari Anda dan sepertinya belum berpengalaman.
4. Siapa yang dapat menerangkan mengapa Phileas Fogg tetap menang bertaruh sedangkan menurut perhitungannya dia sudah terlambat satu hari dan kalah bertaruh?
Pesan yang terkandung:
1. Lebih baik tidak bertaruh daripada bertaruh tetapi hidup dengan penuh ketegangan.
2. Setialah pada satu konsep dan insya Allah, Allah akan mendukungmu, serta membuktikan kebenaran konsepmu.
3. Bersyukurlah kalau mendapat seorang pelayan yang setia dan selalu mendukungmu.
4. Janganlah bersikap sombong dan takabur meskipun orang yang tidak sependapat dengan Anda adalah seorang yang usianya lebih muda dari Anda dan sepertinya belum berpengalaman.
4. Siapa yang dapat menerangkan mengapa Phileas Fogg tetap menang bertaruh sedangkan menurut perhitungannya dia sudah terlambat satu hari dan kalah bertaruh?
Langganan:
Postingan (Atom)